adab jima'

Adab Berjima’

by Slot Mesin Online on January 24, 2013

Jima’ atau yang biasa kita kenal sebagai hubungan suami istri memiliki adab saat berjima’ dan setelah berjima’. Berikut adab saat jima’ :

1. Jima’ dalam tempat tertutup bukan terbuka.

Karena hubungan ini yang sangat pribadi maka dianjurkan untuk melakukannya di ruang tertutup.

2. Melakukan cumbu rayu dan bersikap romantis.

Islam menganjurkan agar sebelum berjima’ hendaknya kita mencumbu dan mencium pasangan terlebih dahulu.

3. Boleh memberikan rangsangan.

Suami boleh mencium, melihat dan meraba kemaluan istri sebaliknya juga. Namun dalam hal mencium kemaluan pasangan lebih baik tidak, karena demikian itu lebih bersih.

4. Menggunakan penutup saat berjima’.

Islam menganjurkan kita agar tidak telanjang bulat ketika berjima’. Karena jika kita telanjang bulat akan tampak seperti hewan.

5. Jima’ diharamkan lewat belakang (sodomi).

Hal ini dikarenakan akan tampak seperti hewan jika kita berjima’ lewat belakang atau sodomi.

6. Boleh menggunakan kondom ataupun dikeluarkan diluar kemaluan sang istri.

 

Adab Setelah Berjima’

 

Bukan hanya saat berjima’ saja ada adabnya, tapi setelah jima’ pun ada adabnya. Adab setelah berjima’ antara lain :

1. Tidak langsung meninggalkan suami/istri.

Hal ini biasa mempererat keharmonisan rumah tangga.

2. Saat akan melakukan kembali jima’, dianjurkan terlebih dahulu mencuci kemaluan dan berwudhu.

3. Berdoa setelah jima’.

4. Mandi besar setelahnya.

Dalam sebuah hadist ‘Dari Ubai bin Ka’ab bahwasanya ia berkata : ‘Wahai Rasul Allah, apabila ia seorang lelaki menyetubuhi istrinya, tetapi tidak mengeluarkan mani, apakah diwajibkan olehnya mandi? Rasul bersabda, ‘Hendaknya dia mencuci bagian-bagian yang berhubungan dengan kemaluan perempuan, berwudhu, dan lalu shalat’. Abu Abd

Adapun hal-hal yang dilarang saat jima’ adalah berjima’ saat istri haid, jima’ lewat belakang (sodomi), dan jima’ dengan telanjang.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: