Anas Urbaningrum

Anas, Zombie Partai Demokrat

by Slot Mesin Online on February 10, 2013

Anas Urbaningrum nampaknya kini menghadapi situasi yang tidak mengenakkan dengan jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Kini memang marak di berbagai media tentang jabatan Anas yang sudah tidak berarti apa-apa lagi sejak delapan solusi penyelesaian masalah di Partai Demokrat dikemukakan oleh Ketua Majelis Tinggi partai pemenang pemilu 2010 lalu tersebut. belakangan ini emmag rating partai Demokrat merosot drastis lantaran banyak masyarakat Indonesia yang sudah tidak lagi memberikan partisipasinya sejak beberapa petinggi disana terlibat kasus korupsi, salah satu contohnya yakni kasus Angelina Sondakh.

Dari delapan solusi penyelesaian yang diutarakan oleh Susilo Bambang Yudhoyono itu, poin penting yang perlu digarisbawahi adalah seluruh roda organisasi partai diambil alih oleh Majelis Tinggi. Kalimat ini jelas dinilai oleh Bandar Bola sebagai tindakan yang membuat sosok Anas Urbaningrum menjadi zombie atau mayat hidup karena seluruh wewenangnya sebagai ketua umum telah lenyap. Terlepas dari kasus AD/ART partai, dari pernyataan SBY telah jelas jika Anas tidak dilengserkan namun semua kewenangannya dicabut, dengan begitu Anas tak ubahnya sosok zombie, hidup namun tak mampu berbuat apapun.

 

Pernyataan Adian Napitupulu Tentang Posisi Anas

 

Mantan aktivis Forum Kota (Forkot), Adian Napitupulu menyatakan bahwa pidato SBY adalah mantra yang membuyarkan wewenang Anas dan mengubahnya menjadi mayat hidup di Partai Demokrat. Disebut mayat hidup karena, posisinya aktif menjadi ketua, namun ia tak memiliki 1 wewenang-pun dalam jabatannya itu. Mantan aktivis era reformasi 1998 tersebut juga membandingkan Anas Urabningrum dengan sosok Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang digusur oleh rezim Orde baru. Bagi adrian, Anas memang seorang laki-laki, namun ia tak memiliki nyali dan keyakinan sebesar Megawati.

Adian yakin setelah dikeluarkannya pidato SBY ini, maka yang bisa Anas Urbaningrum lakukan hanyalah diam dan pasrah sambil sesekali mengintip waktu yang tepat dimana ia bisa membalas tindakan SBY. Anas bisa saja mengungkap rahasia kemenangan singkat SBY dengan mempublikasikan kejanggalan dari kemenangan partainya yang baru seumur jagung lantaran Anas adalah ketua KPU Pemilu 2004. Lantas langkah apakah yang akan ditempuh Anas? Apakah ia akan diam saja dengan tindakan SBY ataukah melawan?

Leave a Comment

Previous post:

Next post: