Baju penangkal sinar uv

Baju Penangkal Sinar UV

by Slot Mesin Online on March 2, 2013

Sinar UV atau Ultraviolet sudah dikenal sebagai salah satu penyebab timbulnya kanker kulit. Seperti yang diketahui bahwa sinar matahari memang mengandung vitamin D yang baik untuk kesehatan, namun hal yang perlu diingat adalah tidak semua kandungan di dalamnya baik bagi tubuh. Para ahli justru menyarankan agar menghindari sinar matahari yang ada antara pukul 9 pagi sampai pukul 3 sore guna mengurangi resiko kanker kulit. Adapun orang yang rentan terkena penyakit ganas yang satu ini berada pada usia di atas 40 tahun dan lelaki adalah yang paling rentan terkena daripada perempuan.

Apabila ditinjau dari warna kulit, ternyata Agen Bola mengetahui bahwa orang dengan warna kulit terang ataupun putih lebih rentan terjangkit daripada orang berkulit gelap. Setiap tahun, kasus penyakit yang biasa disebut melanoma ini menunjukkan peningkatan jumlah di Amerika serta beberapa negara Barat lainnya semisal Australia serta Inggris. dengan peningkatan ini maka diharapkan bagi beberapa produsen tekstil memproduksi baju yang anti sinar uv. Para ilmuwan asal CatalunaUniveristy, Barcelona, Spanyol mengatakan bahwa hindarilah pakaian berwarna terang seperti putih dan kuning lantaran resiko menyerap sinar uv sangatlah besar.

Dr. Ascension Riva yang memuat penelitiannya salam jurnal Industrial and Engineering chemistry mengungkapkan bahwa pemilihan warna dan bahan pakaian adalah salah satu langkah awal yang tepat untuk menghindari resiko terkena penyakit kanker kulit. Dan terbukti juga bahwa penyerapan sinar matahari akan lebih merata apabila mengenai busana yang berwarna gelap.

 

Warna Baju Apakah Yang Paling Baik Menghindari Sinar UV?

 

Dalam penelitiannya, sejumlah ilmuwan tersebut meletakkan bahan katun ke dalam 3 larutan yang masing-masing warnanya ialah biru, merah, dan kuning. Kemudian mereka mengukur kemampuan masing-masing warna dan bahan dalam hal menyerap sinar uv. Hasil dari penelitian tersebut kemudian menunjukkan bahwa warna biru gelap memiliki tingkat penyerapan sinar uv tertinggi yang diikuti warna merah dan terakhir kuning. Maka diharapkan ke depannya dengan adanya penelitian ini para produsen tekstil lebih mendesain busana yang bisa lebih efektif melindungi si pemakai dengan jalan menyerap sinar uv secara maksimal mengingat proses peredaman global warming sebagai sebab utama radiasi sinar uv masih terhitung lamban.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: