Post image for Bentrokan Di Nabire Tewaskan 18 Orang

Bentrokan Di Nabire Tewaskan 18 Orang

by Bandar Bola on July 15, 2013

Bentrokan yang terjadi di Nabire, Papua pada saat Final Tinju Amatir Bupati Cup memnewaskan 18 orang dan korban luka 34 orang. Bentrokan terjadi antar pendukung petinju yang tengah berlaga. Dari 18 orang yang tewas tersebut, 11 orang diantaranya adalah perempuan dan 7 orang lainnya laki – laki. Dalam pertandingan antara Alvius Rumkorem dari Sasana Persada melawan Yulianus Pigome dari Sasana Mawa yang berlangsung di GOR Kota Lama Nabire tersebut, Alvius Rumkorem menang angka.

Akan tetapi ternyata kemebangan Alvius Rumkorem membuat gelombang protes di kalangan para pendukung, sehingga bandar bola lihat terjadi aksi saling ejek dan lempar kursi. Karena itu hampir 1500 orang penonton yang berada dalam GOR berusaha dan berebut untuk keluar, dan akibat berdesakan mencari jalan keluar itulah kemungkinan besar banyak yang mengalami tewas dan luka – luka. Saat ini para korban tewas sudah dipulangkan ke rumah duka, dan keadaan di Nabire setelah bentrokan antarpendukung tersebut sudha aman dan terkendali.

Pemerintah Pusat Sampai Duka Cita Terkait Bentrokan Di Nabire

Terkait bencana bentrokan ini pemerintah pusat bersama agen bola menyampaikan duka citanya, dan di samping itu Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto meminta aparat Polri dan TNI untuk membantu memulihkan situasi di Nabire pasca bentrokan. Selain itu, Irjen Pol Tito Karnavian, Kepala Kepolisian Daerah Papua langsung bertolak ke Nabire untuk menyelidiki kasus bentrokan tersebut. Rencananya akan diadakan penyelidikan secara internal, apakah pelaksanaan pengamanan dalam pertandingan tinju tersebut sudah dilakukan dengan tepat atau belum.

Pada pertandingn yang berlangsung di hari sebelumnya, semua berjalan dengan aman tanpa ada masalah, karena itu memang perlu dilakukan evaluasi internal. Namun Tito Karnavian menegaskan saat ini yang paling penting adalah mengurusi para korban terlebih dahulu.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: