Post image for BPJS Ketenagakerjaan Tak Melayani Petisi

BPJS Ketenagakerjaan Tak Melayani Petisi

by Bandar Bola on July 4, 2015

BPJS Ketenagakerjaan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial memastikan bahwa mereka akan teta menjalankan aturan pemerintah terkait pencairan Jaminan Hari Tua atau JHT yang baru bisa dilakukan minimal 10 tahun. Meski dalam perkembangannya masyarakat melakukan protes keras atas kebijakan ini dengan membuat petisi penolaka atas aturan baru tersebut.

Kepala Divisi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Abdul Cholik menjelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan tetap akan menalankan peraturan tersebut walau banyka masyarakat yang merasa keberatan terhadap aturan baru tersebut. Bahkan masyarakat bereaksi keras sampai membuat petisi pembatalan.

Saat ditemui oleh awak media di kantornya pada hari Kamis 2 Juli 2015, Abdul Cholik menjelaskan bahwa Petisi bukan domain mereka. BPJS

melaksanakan segala peraturan perundangan yang ada. Abdul Cholik pun menyadari bahwa tentu peraturan baru ayang ditetapkan oleh pemerintah tersebut tentu tak akan memuaskan bahwa sebagian pihak.

Ia juga yakin bahwa sebagian besar masyarakat tentu masih berharap ketentuan pencariran Jaminan Hari Tua ini masih menggunakan aturan lama. Yaitu dengan jangka waktu 5 tahun satu bulan, bisa diambil seluruhnya. Akan tetapi, saat terjadi perubahan menjadi hanya bisa dicarikan saat berusia 56 tahun, sebagian masyarakat tentu akan merasa sangat kecewa.

 

BPJS Ketenagakerjaan Berubah Untuk Tujuan Baik

 

Akan tetapi menurutnya perubahan peraturan BPJS Ketenagakerjaan ini adalah bagus yaitu kembali ke fitrah. Perubahan BPJS Ketenagakerjaan ini bertujuan agar kembali ke filosofinya, kembali ke tujuan Jaminan Hari Tua untuk memberikan perlindungan pada pengguna saat hari tua mereka sampai kelak.

Lebih lanjut ia menyatakan harapannya agar pro dan kontra di kalangan masyarakat ini tak semakin berlarut- larut. BPJS Ketenagakerjaan sendiri akan tetapi menjalankan peraturan baru tersebut. pasalnya bila tidak, BPJS Ketenagakerjaan akan mengalami masalah karena mereka tidak menjalankan peraturan.

Abdul Cholik juga berharap bahwa protes yang terjadi saat ini adalah bentuk adaptasi dari perubahan. Masyarakat merasa kaget dengan perubahan ini. Namun ia berharap hal ini tak akan berlangsung lama, dan masyarakat bisa menerima perubahan ini dengan baik dan menyadari tujuan di balik perubahan ini.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: