Post image for Edhie Baskoro Yudhoyono Punya Peluang Untuk Nyapres

Edhie Baskoro Yudhoyono Punya Peluang Untuk Nyapres

by Bandar Bola on October 29, 2013

Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang kerap di sapa Ibas, putra kedua dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai memiliki peluang untuk maju sebagai calon presiden pada pemilu tahun 2019 mendatang. Akan tetapi untuk Pemilihan Presiden 2014 dipastikan bahwa Sekjen Partai Demokrat tersebut tak akan turut serta.

Soetan Bhatoegana, selaku Ketua DPP Partai Demokrat,  pada hari Seni 28 Oktober 2013 menyatakan bahwa menurutnya Edhie Baskoro Yudhoyono memiliki kemampuan yang mumpuni sebagai kader muda di partai Demokrat. Akan tetapi pada Pemilu Presiden 2014 ini Soetan Bhatoegana menyatakan kepada bandar bola terpercaya bahwa peluang Edhie Baskoro Yudhoyono sudah tertutup, karena Demokrat sudah menentukan calon presiden yang akan mereka usung, sesuai dengan pemenang Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat.

Menurut Soetan Bhatoegana yang juga merupakan Ketua Komisi VII DPR ini kemampuan Edhie Baskoro Yudhoyono diperolehnya dari pengalamannya selama menjadi pengurus partai dan seringnya ia mendampingi ayahnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam berbagai macam kegiatan. Berdasarakan pendapat pribadi Soetan Bhatoegana, ia yakin kemampuan Ibas cukup dan sangat layak untuk menjadi salah satu tokoh muda alternatig dalam Pemilihan Presiden 2019.

Edhie Baskoro Yudhoyono Menempati Posisi Ketiga Dalam Survei

Berdasarakan survei yang beberapa waktu yang lalu dilakukan oleh Political Weather Station atau PWS, mengenai tokoh muda dan alternatif calon presiden 2014, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas berada dalam daftar tokoh muda Partai Demokrat yang memiliki potensi untuk menjadi calon presiden pada tahun 2014. Dalam survei agen bola terpercaya tersebut, Edhie Baskoro Yudhoyono menempati posisi ketiga dari empat politikus dari Partai Demokrat.

Tiga kandidat lainnya selain Ibas adalah Ketua DPR Marzuke Alie dengan total suara 33,7 persen, Pramono Edie Wibowo dengan suara 28,3 persen, Nurhayati Ali Assegaf dengan suara 5,6 persen. Dan 24,8 persen responden mengaku tidak tau atau tidak menjawab. Sedangkan Edhie Baskoro Yudhoyono sendiri mendapatkan suara sebesar 7,4 persen.

Survei yang dilakukan atas 1.070 responden ini disebar pada 34 provinsi dari kurun waktu 21 September hingga 24 Oktober 2013. Dan para responden sebagian besar berasal dari kalangan menengah ke bawah dengan latar belakang  pendidikan sebagaian besar lulusan SLTA.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: