Roberto di Matteo

Fakta Roberto Di Matteo Dipecat

by Slot Mesin Online on January 29, 2013

Roberto di Matteo yang beberapa waktu lalu dipecat meninggalkan fakta menarik yang terungkap dibalik pemecatannya. Pemecatan bukan lantaran kekalahan dengan skor 3-0 atas Juventus yang menjadi faktornya, akan tetapi pemecatan Di Matteo disinyalir lantaran perselisihan antara Di Matteo dengan Roman Abramovich yang merupakan pemilik Chelsea terkait Fernando Torres. Seperti yang kita ketahui, selama ini Roberto Di Matteo memang kerap kali memainkan pemain asal Spanyol tersebut sebagai ujung tombak dari timnya. Akan tetapi pemasangan El Nina di daftar starting 11 sebenarnya bukan suatu kemauan pribadi dari pelatih asal Italia tersebut, tetapi karena keinginan dari Abramovich.

Dari informasi yang Bandar Bola terima, 25 hari pasca menerima kontrak permanen dari Chelsea pada awal musim ini, Roberto Di Matteo menyerahkan Roman Abramovich list pemain yang ia inginkan untuk memperkuat The Blues. Dalam daftar yang dimaksud, Radamel Falcao berada di daftar pertama. Akan tetapi keinginan Di Matteo untuk memboyong striker Kolombia tersebut menguap seketika dikarenakan Abramovich tidak setuju.

Keberadaan Fernando Torres, yang membuat Roman Abramovich menggelontorkan dana hingga 50 juta pounds pada Liverpool menjadi penyebabnya. Fakta tersebut membuat Roberto Di Matteo mau tak mau menggunakan El Nino. Padahal ia paham bahwa striker asal Spanyol tersebut tidak akan cocok dengan skema permainan dan tipikal gelandang yang dipunyai oleh The Blues. Dan Roberto Di Matteo pun akhirnya ditekan untuk mengatasi masalah itu.

Roberto Di Matteo mengetahui bahwa lebih dari 60% gol yang dihasilkan Fernando Torres di Liverpool lahir berkat umpan umpan yang membelah barisan lini pertahanan lawan yang biasanya dilepaskan oleh Xabi Alonso dan Steven Gerrard. Sedangkan gelandang Chelsea seperti Juan Mata, Ramires, Frank Lampard, Eden Hazard dan Oscar, terlihat suka berlama-lama dengan bola untuk dapat melewati lini pertahanan lawan sebelum akhirnya melepaskan umpan. Atas karena itulah, Di Matteo ragu Fernando Torres bakal berguna banyak bagi Chelsea.

 

Puncak Kekesalan Abramovich Saat Chelsea Kalah Ataas Juventus

 

Jeleknya performa Fernando Torres, plus hasil seri 2-2 kontra Juventus pada Matchday 1 Liga Champions 2012/2013, sepertinya membuat Roman Abramovich geram pada Roberto Di Matteo. Lalu keesokan harinya usai laga tersebut, Roman Abramovich secara mengejutkan mengunjungi Cobham, markas latihannya Chelsea, guna meminta pertanggungjawaban dari Roberto Di Matteo beserta stafnya dan juga para pemain.

Dan puncak dari itu semua tentu saja kala bertandang ke Juventus Arena beberapa waktu lalu. Putusan Roberto Di Matteo untuk mencadangkan Fernando Torres, ditambah lagi hasil kekalahan 3-0 yang akhirnya mempersulit peluang Chelsea untuk melaju ke babak selanjutnya, membuat kesabaran Roman Abramovich habis. Roberto Di Matteo yang tahu bahwa waktunya bakal segera habis, berinisiatif untuk berjabat tangan semua para pemain sembari mengucapkan salam perpisahan selepas laga melawan Juventus tersebut. Dan benar saja, kira-kira satu jam pasca Chelsea setibanya di London, pemecatan Di Matteo pun terjadi. Sebuah pemecatan yang terbilang tidak adil bagi Roberto Di Matteo yang sudah mewujudkan mimpi Roman Abramovich meraih gelar juara di ajang Liga Champions pada musim lalu.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: