radang tenggorokan

Hindari Kopi Saat Radang Tenggorokan

by Slot Mesin Online on January 13, 2013

Radang tenggorokan dapat terjadi karena beberapa sebab. Diantaranya adalah disebabkan terjangkit virus (mononucleosis), seringnya merokok dan menggunakan mulut untuk bernafas. Namun, radang tenggorokan biasanya terjadi karena bakteri Streptococcus yang memicu infeksi sehingga tenggorokan meradang. Seseorang seringkali mengalami radang tenggorokan yang disebabkan penularan dari orang lain yang didiagnosis terkena radang tenggorokan 2-7 hari. Penularannya biasanya disebarkan melalui sekresi hidung atau tenggorokan.

Radang tenggorokan dapat menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman saat beraktivitas. Hal itu memang sangat mengganggu kinerja sehari-hari. Radang tenggorokan biasanya juga diikuti dengan rasa mual, menggigil, sakit kepala dan nafsu makan menurun. Jika tenggorokan telah meradang, sebaiknya hindari makanan atau minuman yang memicu semakin parahnya penyakit ini, salah satunya adalah kopi.

Alasan Larangan Minum Kopi Saat Radang Tenggorokan

Anda mungkin merasa bingung mengapa pada saat radang tenggorokan dilarang meminum kopi. Alasannya sangat mudah, kopi adalah minuman yang mengandung kafein dan dapat membuat mulut kering sehingga memicu radang tenggorokan semakin parah. Perlu diketahui, pada saat mengalami radang tenggorokan sebaiknya jangan biarkan tenggorokan kering dan perbanyaklah minum air putih.

Kandungan kafein pada kopi sangat berbahaya bila dikonsumsi oleh penderita radang tenggorokan. Kafein dapat meningkatkan dehidrasi karena merupakan diuretik alami. Sebaiknya hindari minuman-minuman yang mengandung kafein agar radang tenggorokan tidak bertambah parah. Minuman lainnya yang perlu dihindari oleh penderita radang tenggorokan adalah soda dan teh. Minuman yang mengandung soda juga tidak baik dikonsumsi oleh penderita radang tenggorokan. seperti halnya kopi, minuman bersoda juga membuat mulut kering dan meningkatkan dehidrasi yang hanya akan membuat tenggorokan semakin meradang dan sakit.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: