Javier Tebas Ingin Kepindahan Neymar Diinvestigasi

by Judi Bola on October 9, 2017

Kepindahan Neymar dari Barcelona ke Paris Saint Germain hingga saat ini masih terus saja jadi perbincangan. Tidak hanya perang komentar antara Neymar dan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu saja, namun juga muncul dari Presiden La Liga, Javier Tebas.

Hingga saat ini komentar pedas terus dilancarkan oleh Presiden La Liga tersebut, terkait kepindahan fenomenal pemain asal Brazil tersebut. Tak bisa dipungkiri bahwa transfer Neymar menuju Paris Saint Germain pada musim panas 2017 ini telah menyedot banyak perhatian. Bahkan bisa dikatakan dibumbui dengan sejumlah drama.

Pihak La Liga tampaknya mencium adanya pelanggaran Financial Fair Play atau FFP yg dilakukan oleh Paris Saint Germain saat mereka mengeluarkan uang sebesar 222 juta euro atau setara dengan Rp 3,5 triliun demi menebus klausul pelepasan sang pemain.

Javier Tebas menganggap bahwa Paris Saint Germain telah mencemari Financial Fair Play seperti seseorang yg tengah buang air kecil di dalam kolam renang. Ia menyebut bahwa mereka menangkap mereka kencing di kolam renang. Ia juga menyebut bahwa Neymar juga masuk ke dalam kolam tersebut dan ikut buang air. Dan sekarang menurutnya mereka semua menertawakan sistem.

Karena itu Javier Tebas pun meminta UEFA untuk segera menyelisiki sang raksasa Perancis tersebut.  Menurutnya hal ini harus segera diinvestigasi.

Javier Tebas Nilai PSG Langgar Financial Fair Play

Ini pun bukan pertama kalinya Javier Tebas berkomentar mengenai transfer Neymar ke Paris Saint Germain. Menurutnya tindakan ini adalah doping keuangan tanpa bayangan keraguan. Neymar sendiri sejauh ini sudah mengukir tiga penampilan untuk Paris Saint Germain di Liga Perancis. Penyerang timnas Brazil tersebut berhasil membukukan tiga gol serta tiga assist.

Laporan sbobet casino online melihat perang komentar juga masih terus berlangsung antara Neymar dan kubu Barcelona. Beberapa waktu lalu, Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mengaku ia merasa sangat menyesal telah terlalu percaya pada Neymar dan ayahnya.

Ia membeberkan kekecewaannya lantaran Neymar tak berterus terang sejak awal mengenai rencananya pindah ke Paris Saint Germain. Hal tersebut sempat menyulitkan Barcelona dalam mendapatkan penggantinya.

Di sisi lain, Neymar pun menanggapi pernyataan Bartomeu tersebut dan menyebutnya sebagai seorang lelucon.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: