Mark Clattenburg

Kasus Rasialisme Wasit Mark Clattenburg

by Slot Mesin Online on November 23, 2012

Mike Riley yang berdiri sebagai Manajer Umum dari Professional Game Match Offial Limited (PGMOL), telah mempertimbangkan untuk merekam segala percakapan para wasit yang tengah bertugas. Dari hasil pantauan kabar Agen Sbobet, keputusan tersebut muncul pasca dugaan kasus rasialisme yang dilakukan oleh wasit Mark Clattenburg kepada gelandang Chelsea, John Obi Mikel.

Pada pertandingan yang bergulir pada tanggal 28 Oktober 2012 lalu, Mark Clattenburg disinyalir sudah menggunakan kata-kata yang berbau rasial kepada John Obi Mikel. Sementara rekan setim Mikel, yakni Ramires, mengaku dirinya mendengar Mark Clattenburg mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada pemain asal Nigeria tersebut.

 

Mark Clattenburg Dinyatakan Tak Bersalah

 

Kasus seputar Clattenburg dengan John Obi Mikel telah ditutup dan Clattenburg dinyatakan tidak bersalah, pada hari Kamis (22 November 2012). Namun, demi menghindari insiden serupa terjadi kembali ke depannya, Mike Riley memutuskan untuk merekam segala percakapan wasit selama pertandingan berlangsung. “Guna mengurangi risiko insiden ini terulang, maka PGMOL bakal memperkenalkan sebuah sistem perekaman komunikasi kepada para wasit dengan basis pribadi.

Kami juga menyambut pengumuman yang dari FA yang menyatakan bahwa Mark Clattenburg tak bersalah perihal tuduhan yang dibuat oleh klub Chelsea pasca pertandingan kontra Manchester United. Kami ingin mengucapkan terima kasih pada mereka yang menyelesaikan hal penyelidikan terkait secara efisien dan menyeluruh dalam keadaan yang sulit.” ungkap Mike Riley.

PGMOL menganggap bahwa Mark Clattenburg benar-benar telah dibebaskan dari tuduhan dan bakal kembali ke tugas aktifnya tanpa mengotori reputasinya. “Mark Clattenburg tidak terbukti menggunakan bahasa yang tak pantas terhadap salah satu pemain Chelsea. Namun, Mark Clattenburg mesti absen selama empat pekan yang sudah membawa gangguan besar pada kehidupan pribadi dan profesional yang terjadi bukan lantaran kesalahannya. Kita semua merasa lega dapat mendukungnya dan dia dapat kembali menjadi wasit,” tutup Mike Riley.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: