Post image for Pajak UKM Sudah Resmi Diberlakukan

Pajak UKM Sudah Resmi Diberlakukan

by Bandar Bola on July 4, 2013

Pajak UKM sudah diberlakukan oleh pemerintah secara resmi. Pemerintah memberlakukan pajak sebesar 1 persen untuk pengusaha kecil dan menengah (UKM) yang memiliki omset maksimal hingga jumlah Rp. 4,8 Miliar per tahunnya. Pajak UKM ini akan dipungut tiap bulannya sebesar 1 persen dari omset bulan berjalan. Lantas bagaimana prosedur pembayaran pajak UKM ini?

Kismintaro Petrus selaku Direktur Pelayanan, Penyuluhan dan Hubungan Masyarkat (Humas) Ditjen Pajak menyatakan bahwa aturan pajak UKM 1 persen ini mulai berlaku pada bulan Juli 2013, dan setoran akan dilakukan pada awal Agustus 2013. Akan tetapi lebih lanjut ia berkata bahwa hingga saat ini aturan teknis pelaksanaan dalam bentuk peraturan Menteri Keuangan atau PMK masih belum juga diterbitkan.

 

Pajak UKM Diterapkan Mulai Juli 2013

 

Diharapkan para pengusaha mencatat penjualan yang mereka lakukan selama bulan Juli. Penjualan harian mereka kemudian dijumlahkan hingga totalnyalah yang kemudian akan dikalikan dengan angka 1 persen tersebut. Lebih lanjut Kismantoro Petrus juga menyatakan bahwa para pengusaha UKM juga berkewajiban untuk mengisi Surat Setoran Pajak atau SPP di kantor – kantor pajak terdekat. Setelah mengisi SPP, lalu pengusaha UKM harus menyetorkan pajak ukm pada bank persepsi, pembayaran juga bisa dilakukan melalui ATM.

Kismantoro Petrus juga menyatakan bahwa bila pada akhir tahun ada pengusaha yang memiliki omset di atas Rp. 4, 8 Miliar maka bisa mengajukan lebih bayar pajak dan pembayaran pajaknya akan dikenakan tarif normal, sesuai dengan Pasal 17 Undang – Undang Pajak, yaitu pajak atas laba perusahaan. Namun untuk itu, pengusaha sudah harus memiliki laporan keungan perusahaannya.

Aturan mengenai lebih bayar inilah yang seharusnya termuat dalam PMK, akan tetapi hingga saat ini PMK tersebut masih belum keluar. Namun bisa disimpulkan bila omset di atas Rp. 4,8 M, pengusaha yang merasa lebih dalam membayar pajak bisa mengajukan lebih bayar dan menyesuaikan pajaknya dengan tarif normal.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: