Post image for Steve Jobs Dan Rumah Masa Kecilnya

Steve Jobs Dan Rumah Masa Kecilnya

by Bandar Bola on October 31, 2013

Steve Jobs mungkin adalah salah satu tokoh penting dan berpengaruh di dunia, mengingat berbagai terobosan dan inovasi yang telah diciptakannya selama masa hidupnya. Dan karena itu, sebuah rumah yang dulunya adalah tempat pendiri Apple tersebut menghabiskan masa kecilnya, dinyatakan sebagai situs historis oleh komisi sejarah kota Los Altos, pada hari Senin, 29 Oktober 2013 lalu.

Tak hanya sekedar rumah tempat Steve Jobs menghabiskan masa kecilnya, namun bandar bola sbobet melihat rumah yang berlokasi di 2066 Crist Drive, Los Altos, California tersebut juga merupakan markas pertama bagi Apple, yang saat ini sudah menjelma menjadi raksasa tekhnologi dunia. Berdasarkan pernyataan yang dibuat oleh staf penghubung komisi sejarah kota Los Altos, Zachary Dahl, rumah tersebut adalah suatu monumen yang dapat dibanggakan oleh komunitas. Rumah tersebut pertama kali ditinggali oleh Steve Jobs pada tahun 1968.

Rumah Tersebut Adalah Tempat Steve Jobs Memulai Apple

Saat ini rumah tersebut masih dimiliki oleh adik perempuan dari pendiri Apple tersebut, Patricia Jobs. Dan hingga saat ini rumah tersebut masih ditinggali oleh ibu tiri dari Steve Jobs. Dan dengan dinyatakannya rumah tersebut sebagai situs sejarah, maka mulai saat ini segala macam perubahan atau renovasi terhadap rumah tersebut harus melalui tinjauan komisi sejarah terlebih dahulu.

Di awal karirnya, bandar bola mencatat Steve Jobs bersama rekannya sesama pendiri Apple, Steve Wozniak, merakit 100 komputer Apple I di ruang tamu dan garasi rumah tersebut. Dan komputer-komputer pertama buatan mereka tersebut dijual ke toko Byte Shot di Mountain View dengan harga 500 dollar AS per unitnya. Namun saat ini Apple I didaulat sebagai barang antik dan bisa laku dengan harga hinga miliaran rupiah melalui balai lelang ternama.

Perusahaan Apple sendiri kemudian pindah ke Cupertino, yang lokasinya berdekatan, dan hingga saat ini tetap berada di lokasi tersebut.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: