Post image for Temuan Tak Masuk Akal Yang Ternyata Benar

Temuan Tak Masuk Akal Yang Ternyata Benar

by Bandar Bola on July 15, 2013

Temuan tak masuk akal akan hal – hal baru tak jarang menjadi kontroversi di tengah masyarakat, begitu juga dengan berbagai penemuan di bidang kesehatan. Bahkan tak jarang sang penemu yang melakukan penelitian kerap dikucilkan oleh masyarakat karena temuannya tersebut. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu dan makin canggihnya tekonlogi, banyak di antara temuan tak masuk akal tersebut yang justru terbukti benar.

Berikut Adalah Beberapa Temuan Tak Masuk Akal Yang Terbukti Benar

Merokok Menyebabkan Kanker Paru-Paru

Penelitian mengenai hal ini pertama kali dilakukan pada awal tahun 1939, akan tetapi saat itu banyak dokter yang tidak sepakat dan mengganggapnya tak masuk akal dan menarik kesimpulan bahwa kanker paru – paru lebih banyak disebabkan oleh berbagai faktor lain seperti polusi udara. Akan tetapi pada tahun 1960 penelitian yang ini dibenarkan bandar bola .

Bakteri Menyebabkan Ulkus

Pada tahu 1928 dokter asal Australia mengidentifikasi bahwa ada hubungan antara Helicobacter pylori dengan ulkus. Akan tetapi lagi – lagi para dokter lainnya mengganggap bahwa hal tersebut temuan tak masuk akal dan menyimpulkan bahwa ulkus disebabkan karena stres dan diet yang salah, akan tetapi di pertengahan tahun 1990 an penemuan ini terbukti benar.

Aspirin Dapat Mengurangi Resiko Serangan Jantung

Dokter asal California mempublikasikan hasil penelitiannya pada tahun 1950 yang menyatakan bahwa aspirin dapat membantu menurunkan efek penyumbatan darah di pembuluh. Akan tetapi teorinya tersebut tak diakui bagen boladan dianggap sebagai salah satu temuan tak masuk akal. Dan 40 tahun kemudian, teorinya ini mulai digunakan secara luas dalam dunia medis.

Radiasi Membahayakan Kesehatan

Pada tahun 1911 para peneliti menemukan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan sinar x dengan leukemia dan beberapa jenis kanker lainnya, namun karena penelitian ini dianggap sebagia temuan tak masuk akal, penggunaan sinar x masih digunakan secara luas di bidang medis maupun non medis, hingga akhirnya pada tahun 1956 National Academy of Science menyatakan bahwa sinar x memang berbahaya.

Kanker Serviks Disebabkan Virus

Di akhit tahun 70-an seorang ahli virus asal Jerman, Harald zur Hausen mempublikasikan hasil penelitiannya yang membahas mengenai Human Papillpmavirus (HPV) yang dapat menyebabkan kanker leher rahim. Akan tetapi para peneliti lain yang menganggap hal ini adalah temuan tak masuk akal malah mencemoohnya. Namun pada tahun 2008 ia berhasil memenangkan Nobel untuk penelitian tersebut.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: